Selamat Datang Di Blog Imas Kusumadewi Semoga Postingan dalam blog ini berguna untuk kalian.

Rabu, 03 Oktober 2012

Aplikasi bisnis


Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:

  • E-mail dan Messaging
  • Content Management Systems
  • Dokumen, spreadsheet, database
  • Akunting dan sistem keuangan
  • Informasi pengiriman dan pemesanan
  • Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  • Sistem pembayaran domestik dan internasional
  • Newsgroup
  • On-line Shopping
  • Conferencing
  • Online Banking/internet Banking
  • Product Digital/Non Digital

Perusahaan terkenal

Perusahaan yang terkenal dalam bidang ini antara lain: eBay, Amazon.com, dan PayPal.

Kecocokan barang

Ada beberapa barang yang cocok dijual secara elektronik seperti barang elektronik kecil, musik, piranti lunak, fotografi, dll. Barang yang tidak cocok seperti barang yang memiliki rasio harga dan berat yang rendah, barang-barang yang perlu dibaui, dipegang, dicicip, dan lain-lain. Read Full Article...

Faktor kunci sukses dalam e-commerce


Dalam banyak kasus, sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:
  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan
Read Full Article...

Pemakaian Dan Perkembangan E-Commerce

E-Commerce dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan perdagangan elektronik, pada saat ini menjadi salah satu cara yang paling baik untuk berjualan. Pengertian dari e-commerce sendiri merupakan salah satu cara penjualan atau pemasaran barang ataupun jasa melalui system elektronik atau kita sebut dengan dunia internet, televise dan jaringan computer lainnya. Internet sendiri merupakan jaringan computer global yang menghubungkan jaringan privat dan public untuk berbagi informasi dimana internet ini telah digunakan untuk komersial seja tahun 1995. Jenis e-commerce ini dapat dibagi menjadi dua yaitu, Bussiness to Bussiness (B2B) dan Bussiness to Consumer (B2C).
E-commerce ini merupakan seperti email, apa yang sulit atau tidak mungkin dilakukan sebelum ada e-commerce menjadi mungkin terjadi. E-commerce ini merupakan salah satu akibat dari perkembangan internet yang signifikan bagi dunia bisnis. Hal ini dirasakan cukup besar oleh perusahaaan skala besar karena implementasinya dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas perusahaan terutama bagi kelancararan proses-proses bisnis.
Perkembangan e-commerce di Indonesia pada saat ini semakin meningkat digunakan oleh banyak perusahaan. Karena pasar Indonesia yang cukup besar dan komunitas pengguna internet di Indonesia cukup banyak. Selain disamping ada beberapa kerugian yang bisa terjadi dari e-commerce banyak pula keuntungan yang dapat diambil oleh perusahaan dalam meningkatkan pemasarannya produknya. Perkembangan e-commerce telah ada sejak tahun 1996 dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-net (www.dnet.id) sebagai perintis transaksi online. Konsumen/pelanggan pun sudah banyak yang tertarik menggunakan jasa e-commerce. Karena sudah banyak dari konsumen /pelanggan yang mulai mempercayai penjualan menggunakan E-commerce ini. Mengutip dari pernyataan Dimitri Mahayana yang menyatakan bahwa perdagangan melalui internet di Indonesia pada 2009 telah mencapai 35 triliun. Dilihat dari perkembangannya di Indonesia masih memiliki potensi untuk berkembang lebih lagi, karena ada beberapa hal yang mempengaruhinya yaitu
a. Akses dari internet semakin murah dan cepat yang akan menungkatkan jumlah pengguna internet
b. Dukungan dari bidang perbankan yang menyediakan fasilitas internet banking maupun sms banking, yang dapat mempercepat proses transaksi
c. Semakin mudah dan murahnya membangun situs e-commerce dengan tersedia software open source
d. Selain itu di Indonesia harus diterapkan peraturan yang dapat melindungi konsumen dari kerugian yang disebabkan penipuan dan potensi kerugian lainnya.
Read Full Article...

Kekurangan E-Commerce

Bagi organisasi / perusahaan :
ü  Keamanan sistem rentan diserang
Terdapat sejumlah laporan mengenai website dan basis data yang dihack, dan berbagai lubang kelemahan keamanan dalam software. Hal ini dialami oleh sejumlah perusahaan besar seperti Microsoft dan lembaga perbankan. Masalah keamanan ini menjadi sangat pnting karena bila pihak lain yang tidak berwenang bisa menembus sistem maka dapat menghancurkan bisnis yang telah berjalan.
ü  Persaingan tidak sehat
Di bawah tekanan untuk berinovasi dan membangun bisnis untuk memanfaatkan kesempatan yang ada dapat memicu terjadinya tindakan ilegal yaitu penjiplakan ide dan perang harga.
ü  Masalah kompabilitas teknologi lama dengan yang lebih baru
Dengan perkembangan dan inovasi yang melahirkan teknologi baru, sering muncul masalah yaitu sistem bisnis yang lama tidak dapat berkomunikasi dengan infrastruktur berbasis web dan internet. Hal ini memaksa perusahaan untuk menjalankan dua sistem independen yang tidak dapat saling berbagi, hal ini dapat mengakibatkan pembengkakan biaya.
Bagi Konsumen :
ü  Perlunya keahlian komputer
Tanpa menguasai keahlian computer, mustahil konsumen dapat berpartisipasi dalam e-commerce. Pengetahuan dasar computer diperlukan, antara lain pengetahuan mengenai internet dan web.
ü  Biaya tambahan untuk mengakses internet
Untuk ikut serta dalam e-commerce dibutuhkan koneksi internet yang tentu saja menambah pos pengeluaran bagi konsumen.
ü  Biaya peralatan komputer
Komputer diperlukan untuk mengakses internet, tentu saja dibutuhkan biaya untuk mendapatkannya. Perkembangan komputer yang sangat pesat menyarankan konsumen untuk juga mengupdate peralatannya apabila tidak ingin ketinggalan teknologi.
ü  Risiko bocornya privasi dan data pribadi
Segala hal mungkin terjadi saat konsumen mangakses internet untuk menjalankan e-commerce, termasuk risiko bocornya data pribadi karena ulah orang lain yang ingin membobol sistem.
ü  Berkurangnya waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan orang lain
Transaksi e-commerce yang berlangsung secara on-line telah mengurangi waktu konsumen untuk dapat melakukan proses sosial dengan orang lain. Hal ini tidak baik karena dikhawatirkan akan dapat mengurangi rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
ü  Berkurangnya rasa kepercayaan karena konsumen berinteraksi hanya dengan komputer.
Bagi Masyarakat :
ü  Berkurangnya interaksi antar manusia
Karena masyarakat lebih sering berinteraksi secara elektronik, dimungkinkan terjadi berkurangnya kemampuan sosial dan personal manusia untuk bersosialisasi dengan orang lain secara langsung.
ü  Kesenjangan sosial
Terdapat bahaya potensial karena dapat terjadi kesenjangan sosial antara orang-orang yang memiliki kemampuan teknis dalam e-commerce dengan yang tidak, yang memiliki keahlian digaji lebih tinggi daripada yang tidak.
ü  Adanya sumber daya yang terbuang
Munculnya teknologi baru akan membuat teknologi lama tidak dimanfaatkan lagi. Misalnya dengan komputer model lama atau software model lama yang sudah tidak relevan untuk digunakan.
ü  Sulitnya mengatur internet
Sejumlah kriminalitas telah terjadi di internet dan banyak yang tidak terdeteksi. Karena jumlah jaringan yang terus berkembang semakin luas dan jumlah pengguna yang semakin banyak, seringkali membuat pihak berwenang kesulitan dalam membuat peraturan untuk internet.
Read Full Article...